WELCOME TO WAJO HACKER

GNU/LINUX - PROGRAMMING - HACKING - CRACKING - DESIGN
Home » , » Penjelasan tentang Cent OS

Penjelasan tentang Cent OS

Written By Rivaldy on Tuesday, 19 February 2013 | 23:30


 Sebagai pengguna Linux yang masih baru, tentunya saya ingin mencoba berbagai distro yang ada pada Linux. Entah itu keturunan dari Redhat, atau dari Ubuntu. Tapi, karena rasa penasaran saya yang besar untuk menjajal distro Linux yang lain, maka saya mencoba menggunakan CentOS. CentOS adalah distro Linux keturunan dari RedHat. Saya mendapatkan file CentOS dari buku Info Linux. CentOS yang saya dapatkan adalah CentOS yang terbaru, yaitu versi 5.4. Dasar pemula, saat pertama kali menginstal CentOS 5.4 membuat Linux Mint 8 Helena raib dari susunan Grub (idiot) . (doh) Bagaimana cara mengembalikannya? Karena live CD Linux Mint 8 helena sedang dipinjam teman, maka saya menginstal ulang Linux Mint tersebut dengan Linux Mint 7 Gloria. Untung saja yang jadi korban adalah komputer saya. Sehingga Notebook andalan saya masih selamat dan masih bisa untuk mengoprek Ubuntu dan juga Linux Mint yang ada di notebook saya.
Saat pertama kali menjajal CentOS, saya merasa tampilannya tidak berbeda dengan Ubuntu. Hanya warna dan tema yang berbeda. Sayangnya, saat membuat screenshot, komputer saya tiba-tiba ngadat. Sehingga saya tidak bisa meneruskan rasa penasaran saya menggunakan CentOS. Hingga saya membuat tulisan ini, saya masih belum sempat untuk menjajal CentOS 5.4 lagi. Karena, saya khawatir kalau komputer saya akan ngambek lagi. Tapi, demi menuntaskan rasa penasaran saya terhadap CentOS 5.4, mungkin besok saya akan mencobanya kembali. Bagi para master Linux yang sudah mencoba CentOS, saya harap bisa membantu saya untuk mempelajari CentOS 5.4, terutama pada masalah perintah pada terminal. Untuk sementara, sekian dulu cerita tentang pengalaman meggunakan CentOS pertama kali. Mungkin jika nanti saya sudah menemukan celah dari distro Linux ini, saya akan share di sini.

Setelah mengerti apa itu linux, maka dipertemuan ini kita akan mempelajari salah satu linux, yaitu linux centos. CentOS sendiri adalah singkatan dari Community ENTerprise Operating System, dikembangkan sebuah komunitas kontributor dan pengguna sistem operasi Linux. Pengguna tipikal Centos adalah organisasi dan individu yang tidak terlalu membutuhkan Layanan khusus (’strong commercial support) untuk menjalankan sistemnya dengan sukses.
CentOS merupakan 100% kompatibel dengan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) karena merupakan kembaran dari Distro tsb, dan ‘full compliance’ dengan persyaratan redistribusi Red Hat.
CentOS ditargetkan untuk siapa saja yang membutuhkan stabilitas ‘enterprise class operating system stability’ tanpa biaya lisensi dan subscription (layanan dukungan) bila tidak dibutuhkan sertifikasi maupun dukungan dari Red Hat.
Pengguna dan komunitas CentOS diklaim aktif dan tumbuh pesat, sementara pengembangnya menanggapi dengan rebuild yang cepat, menyediakan rata packages, dan extensif mirror network. Pengembang yang responsif dengan multiple free support avenues termasuk IRC Chat, Mailing Lists, Forums, dan FAQ.


Pertama-tama Tekan CTRL-ALT-F2 untuk masuk ke Root Console dan log in sebagai root (memakai user dan password yang anda pilih ketika pertama kali menjalankan installer).
maka disana akan muncul 
[root|@localhost|~]# 
dimana :
root merupakan user yang aktif.@localhost merupakan hostname.
~ merupakan direktori yang aktif.

Sekarang, kita akan mencoba membuat user baru.
perintah yang digunakan adalah 
adduser XXXXX(contoh nama user yang digunakan)
passwd 123456(contoh password yang disunakan)
dan jadilah user baru yaitu xxxxx dengan password 123456.

Untuk masuk ke user yang bersangkutan gunakan perintah.
su xxxxx

Demikian penjelasan singkat saya mengenai pembuatan user pada linux. Dan untuk perintah-perintah yang lainnya serta penjelasannya saya jelaskan dibawah ini.
adduser xxx----> Untuk membuat user baru dengan nama user adalah xxx.
passwd xxx-----> Untuk membuat password dengan password xxx.
mkdir linux----> Untuk membuat direktori dengan nama direktori linux.
mkdir linux x2----> Untuk membuat direktori dengan nama direktori linux dan x2 sekaligus.
cd ----------> Untuk kembali ke direktori awal.
ls ----------> Untuk melihat isi direktori.
cd xxx-------> Untuk melihat isi direktori xxx.
cd ..--------> Untuk kembali ke direktori sebelumnya.
pwd ---------> Untuk melihat direktori yang aktif dari user.
su -l -------> Untuk kembali ke root.
reboot ------> Untuk merestart komputer.
power off ---> Untuk menonaktifkan komputer.

Share this article :

0 comments:

Post a Comment