WELCOME TO WAJO HACKER

GNU/LINUX - PROGRAMMING - HACKING - CRACKING - DESIGN

Latest Post

Contact Me

Written By Rivaldy on Monday, 8 July 2013 | 02:01

Nama : Rivaldy Anwar
Alamat : Jalan Merpati
Kota : Sengkang, Sulawesi Selatan
Nomor Handphone : +6285-255-452-643
Email :

  • etzohcal@gmail.com
  • attack_site@surfy.net

Tutorial cara menginstal LINUX BACKTRACK 5

Written By Rivaldy on Tuesday, 19 February 2013 | 23:50



Tutorial cara menginstal Linux Backtrack 5 http://www.backtrack-linux.org/
Ada 3 bagian  penting pada Instalasi. Requirement(kebutuhan), Partition (mempartisi hardisk), dan Setup. Saya menyarankan Anda untuk mulai dari depan -requirement jika Anda baru pertama kali menginstal Linux
Backtrack
Requirement
Kebutuhan Instalasi Backtrack

Hardware Standart (Jalan di mode teks maupun grafik)
Processor = Sekelas Pentium 3
Memory = 128 MByte
Hardisk = 10 GByte>

Hardware Optimal
Processor = Sekelas Pentium 4 atau yang lebih tinggi
Memory = 256 MByte atau lebih
Hardisk = 20 GByte atay lebih
Cara instal menggunakan USB Live

Metode untuk mendapatkan instalasi yang langsung ke drive USB

Tancapkan USB Drive Anda (Minimum USB Drive kapasitas 2 GB)
Format drive USB ke FAT32
Download Unetbootin dari http://unetbootin.sourceforge.net/
Mulai Unetbootin dan pilih diskimage (menggunakan backtrack final ISO)
Pilih drive USB dan klik "OK" untuk membuat drive bootable USB BackTrack
Masuk ke menu BackTrack dengan username dan password default root / Toor


Cara instal menggunakan CD Installer

Boot Komputer

Pastikan urutan booting PC Anda adalah CDROM terlebih dahulu . Anda dapat
mengganti urutan booting lewat BIOS. Umumnya dengan menekan Ctrl-ALt -Del dan
menahan DEL pada keyboard, Anda sudah langsung masuk kemenu BIOS.
Masukkan CD Installer dan save lalu akan membooting sendiri dan langsung masuk ke menu pilihan Linux Backtrack seperti ini.
1. Pilihlah menu  "Backtrack Text - Default Boot Text Mode " (seperti gambar di atas) maka akan    keluar tampilan seperti ini.


2.  Di menu ini ketik startx di tampilan berikut untuk mendapatkan mode GUI. (Seperti gambar di atas) dan akan keluar lagi tampilan ke 3 seperti di bawah ini

3. Klik icon "Install BackTrack" pada desktop untuk membuka tampilan selanjutnya seperti gambar di atas

4. Di menu ini kita untuk menentuka bahasa yang kita pakai sewaktu kita menggunakan O.S kemudian klik "Forward" dan akan keluar tampilan berikut nya seperti di bawah ini


5. di menu ini kita akan menuntuka di mana lokasi kita berada, pilih lokasi tempat tinggal anda.



6. Di menu  pada gambar di atas, kita akan menentukan jenis keyboard yang kita pakai, pilih USA yang sering di gunakan, klik forward,kecuali anda ingin menggati keyboard layout.




7. Pada gambar di atas kita akan menentukan Hardisk mana yang kita akan kita pakai, untuk menggunakan seluruh hardisk pilih "Erase and use the entire disk".


8.  Di sinilah yang terpenting saat penginstalan "Pembagian Partisi" tapi jika kita ingin membuat partisi secara manual atau ingin membuat dualboot  pilih "Specify patitions manually (advanced)" maka akan keluar tampilan seperti di atas. Di sarankan Untuk Swap 2x dari RAM yang kita pakai misal nya PC kita menggunakan RAM 1Gb jadi untuk Swap 2Gb Klik "Forward" bila umtuk membuka tampilan berikutnya

.
9. Setelah mengisi data pribadi dan password klik forward maka akan keluar tampilan seperti idi atas,kemudian klik Install.

10. Tunggu sampai instalasi selesai.

11. Tampilan di atas adalah tampilan sesudah proses instalasi, Selamat anda menggunakan Linux Backtrack


Penjelasan tentang Cent OS


 Sebagai pengguna Linux yang masih baru, tentunya saya ingin mencoba berbagai distro yang ada pada Linux. Entah itu keturunan dari Redhat, atau dari Ubuntu. Tapi, karena rasa penasaran saya yang besar untuk menjajal distro Linux yang lain, maka saya mencoba menggunakan CentOS. CentOS adalah distro Linux keturunan dari RedHat. Saya mendapatkan file CentOS dari buku Info Linux. CentOS yang saya dapatkan adalah CentOS yang terbaru, yaitu versi 5.4. Dasar pemula, saat pertama kali menginstal CentOS 5.4 membuat Linux Mint 8 Helena raib dari susunan Grub (idiot) . (doh) Bagaimana cara mengembalikannya? Karena live CD Linux Mint 8 helena sedang dipinjam teman, maka saya menginstal ulang Linux Mint tersebut dengan Linux Mint 7 Gloria. Untung saja yang jadi korban adalah komputer saya. Sehingga Notebook andalan saya masih selamat dan masih bisa untuk mengoprek Ubuntu dan juga Linux Mint yang ada di notebook saya.
Saat pertama kali menjajal CentOS, saya merasa tampilannya tidak berbeda dengan Ubuntu. Hanya warna dan tema yang berbeda. Sayangnya, saat membuat screenshot, komputer saya tiba-tiba ngadat. Sehingga saya tidak bisa meneruskan rasa penasaran saya menggunakan CentOS. Hingga saya membuat tulisan ini, saya masih belum sempat untuk menjajal CentOS 5.4 lagi. Karena, saya khawatir kalau komputer saya akan ngambek lagi. Tapi, demi menuntaskan rasa penasaran saya terhadap CentOS 5.4, mungkin besok saya akan mencobanya kembali. Bagi para master Linux yang sudah mencoba CentOS, saya harap bisa membantu saya untuk mempelajari CentOS 5.4, terutama pada masalah perintah pada terminal. Untuk sementara, sekian dulu cerita tentang pengalaman meggunakan CentOS pertama kali. Mungkin jika nanti saya sudah menemukan celah dari distro Linux ini, saya akan share di sini.

Setelah mengerti apa itu linux, maka dipertemuan ini kita akan mempelajari salah satu linux, yaitu linux centos. CentOS sendiri adalah singkatan dari Community ENTerprise Operating System, dikembangkan sebuah komunitas kontributor dan pengguna sistem operasi Linux. Pengguna tipikal Centos adalah organisasi dan individu yang tidak terlalu membutuhkan Layanan khusus (’strong commercial support) untuk menjalankan sistemnya dengan sukses.
CentOS merupakan 100% kompatibel dengan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) karena merupakan kembaran dari Distro tsb, dan ‘full compliance’ dengan persyaratan redistribusi Red Hat.
CentOS ditargetkan untuk siapa saja yang membutuhkan stabilitas ‘enterprise class operating system stability’ tanpa biaya lisensi dan subscription (layanan dukungan) bila tidak dibutuhkan sertifikasi maupun dukungan dari Red Hat.
Pengguna dan komunitas CentOS diklaim aktif dan tumbuh pesat, sementara pengembangnya menanggapi dengan rebuild yang cepat, menyediakan rata packages, dan extensif mirror network. Pengembang yang responsif dengan multiple free support avenues termasuk IRC Chat, Mailing Lists, Forums, dan FAQ.


Pertama-tama Tekan CTRL-ALT-F2 untuk masuk ke Root Console dan log in sebagai root (memakai user dan password yang anda pilih ketika pertama kali menjalankan installer).
maka disana akan muncul 
[root|@localhost|~]# 
dimana :
root merupakan user yang aktif.@localhost merupakan hostname.
~ merupakan direktori yang aktif.

Sekarang, kita akan mencoba membuat user baru.
perintah yang digunakan adalah 
adduser XXXXX(contoh nama user yang digunakan)
passwd 123456(contoh password yang disunakan)
dan jadilah user baru yaitu xxxxx dengan password 123456.

Untuk masuk ke user yang bersangkutan gunakan perintah.
su xxxxx

Demikian penjelasan singkat saya mengenai pembuatan user pada linux. Dan untuk perintah-perintah yang lainnya serta penjelasannya saya jelaskan dibawah ini.
adduser xxx----> Untuk membuat user baru dengan nama user adalah xxx.
passwd xxx-----> Untuk membuat password dengan password xxx.
mkdir linux----> Untuk membuat direktori dengan nama direktori linux.
mkdir linux x2----> Untuk membuat direktori dengan nama direktori linux dan x2 sekaligus.
cd ----------> Untuk kembali ke direktori awal.
ls ----------> Untuk melihat isi direktori.
cd xxx-------> Untuk melihat isi direktori xxx.
cd ..--------> Untuk kembali ke direktori sebelumnya.
pwd ---------> Untuk melihat direktori yang aktif dari user.
su -l -------> Untuk kembali ke root.
reboot ------> Untuk merestart komputer.
power off ---> Untuk menonaktifkan komputer.

Tip Belajar LINUX bagi Pemula

  Di postingan kali ini, saya ingin berbagi Tip Belajar Linux Bagi Pemula.Tip ini mariberbagi24 tulis berdasarkan pengalaman salah satu teman mariberbagi24 yang hampir 5 tahun be belajar tentang Linux.Dari pengalaman beliau tersebut, mariberbagi24 mencoba menuangkan ke dalam bentuk tulisan dengan tujuan untuk belajar tentang OS Linux ini.Langsung saja ya teman-teman:
Hal pertama yang harus di lakukan adalah menginstall Linux ke Hardisk.Kenapa..?Karena apabila teman-teman menggunakan Live CD biasa nya akan lemot.
Cukup gunakan Linux di mesin;Budayakan single boot hanya untuk Linux.Kenapa?Dengan hanya ada Linux di PC/Laptop teman-teman tidak akan lari dari masalah dan harus di hadapi masalah itu untuk menyelesai kan nya.
Trial dan Error itu baik;Ini adalah bagian penting dalam belajar Linux.Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan juga jangan takut untuk gagal.Jangan menyerah teruslah belajar.Karena dari Trial dan Error itulah teman-teman bisa semakin pintar.
Aktif dalam komunitas;Tidak ada orang yang bisa belajar Linux sendiri.Kalau ada yang ngomong dia belajar Linux secara otodidak it's Totally Nonsense.Kalau teman-teman mengalami kesulitan untuk belajar Linux,jangan sungkan untuk bertanya dengan komunitas nya.
Gunakan lah distribusi yang susah;Tip yang satu ini memang cukup radikal karena di mana-mana orang pasti menyuruh " gunakan Ubuntu,Mint,Mandriva atau apa saja yang mudah.Memulai distro yang mudah tidak akan berdampak banyak pada ilmu Linux teman-teman.Yang ada teman-teman terlena dan lupa untuk belajar.Cobalah distribusi yang memiliki tingkat kesulitan menengah ke atas,seperti Debian,CentOS,RedHat,Slackware.Sampai yang sulit seperti Gentoo,Arch Linux dan Free BSD ( Unix ).Memang sulit,ibarat kata orang masih belajar penambahan,teman-teman sudah bermain dengan perkalian.

     Bagaimana teman-teman..? Saya berharap postingan ini bisa bermanfaat.Satu hal yang perlu di ingat " Jangan pernah menyerah untuk belajar " mari berbagi...

Administrasi Dasar Linux


Yang dimaksud dengan administrasi  dalam sebuah sistem operasi 
adalah diantaranya: 

-  Manajemen File dan Direktori 
-  Manajemen user 
-  Konfigurasi File sistem dan Partisi Hardisk 
-  Konfigurasi Periferal (Printer, Mouse, CDROM, dll) 
-  Konfigurasi sistem Linux (network,  start-up, profile, dll) 
-  Konfigurasi Server (mail, web, ftp server, dll) 
-  Instalasi dan konfigurasi aplikasi tambahan 
-  Perawatan dan Pemantauan Sistem dari resiko keamanan. 

Dalam bab ini anda hanya akan mempelajari hal-hal dasar dari 
administrasi sistem Linux, yaitu manajemen user, file dan direktori serta 
konfigurasi sistem. Hal-hal lainnya akan dipelajari secara mendetail 
pada bab-bab yang akan datang. 

Yang dapat melakukan administrasi hanyalah orang yang memiliki login 
sebagai administrator. Seorang administrator mempunyai hak yang 
tidak terbatas untuk mengendalikan sebuah mesin Linux.  Dengan login 
administrator, anda dapat melakukan apa saja, termasuk menjalankan 
perintah-perintah yang dapat merusak sistem! Dengan demikian 
seorang administrator haruslah betul-betul paham tentang apa yang 
sedang dilakukannya ketika bekerja dengan login administrator.  

Selain itu, karena sifat ke-tidak terbatasannya, login administrator tidak 
boleh jatuh ke sembarang orang. Masalah potensi kerusakan dan 
resiko masalah keamanan disebabkan oleh penggunaan login 
administrator akan dijelaskan lebih rinci pada bab terakhir. 

KONSEP USER
User adalah orang yang berhak menggunakan suatu mesin Linux.
Dengan demikian Hanya orang yang memiliki username dan password
yang sah yang bisa disebut user. Pada bahasan selanjutnya, yang
dimaksud user adalah seseorang yang memiliki login dan password.

Berdasarkan hak-hak yang dimilikinya, user dalam linux dibagi atas dua
kategori: Materi 7 : Administrasi Dasar Linux  4 - 2

-  user biasa atau regular user
-  user root atau administrator.

Seorang user biasa hanya memiliki hak-hak penuh terhadap home
direktori dan file-file miliknya sendiri. Seorang user biasa tidak memiliki
hak penuh terhadap file dan direktori milik user lain, dan hanya boleh
menjalankan perintah-perintah tertentu.

User root adalah user istimewa, yaitu administrator yang memiliki hak
tidak terbatas. Root bisa melakukan  hal-hal yang tidak bisa dilakukan
oleh user biasa, seperti: mematikan sistem, menambah user,
menghapus user,  mengubah konfigurasi  sistem dan lain-lain. Disebut
dengan user root karena secara default, user ini bernama “root”.  User
dengan nama selain root bisa saja menjadi administrator jika user-id
(atau  UID) diset sama dengan nol.

UID adalah ID atau nomor identitas  dari seorang user. UID bersifat
unik, artinya tidak boleh ada dua user atau lebih yang memiliki UID
sama. Jika terdapat dua user yang memiliki UID yang sama, maka
kedua user ini akan memiliki hak-hak yang identik (satu sama lain
saling memiliki hak penuh terhadap file-file milik yang lain).

Selain UID dikenal juga GID  atau Group ID. Setiap user akan
dikelompokkan berdasarkan group-group tertentu. User-user anggota
grup yang sama akan memiliki GID yang sama.

Berdasarkan tujuan pembuatannya, user dapat di bagi berdasarkan dua
kategori yaitu:

-  real user
-  unreal user

Real user adalah user yang sengaja dibuat oleh administrator agar
seseorang bisa login dengan username tersebut.

Sementara unreal user adalah user-user yang dibuat karena
dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi tertentu. User unreal juga adalah user-
user “built-in” yang sudah dibuatkan oleh Linux saat instalasi seperti
user: games, operator, mail, lpr, nobody, dll.

Perbedaan antara user real dan unreal:


  • real user memiliki home direktori, user unreal tidak punya. 
  • real user punya password, user unreal tidak punya (walau tidak punya password, tetap tidak bisa login tanpa password) 
  • real user biasanya memiliki UID diatas 500, unreal user memiliki UID dibawah 500. 



Sebagai pengecualian, user root adalah termasuk user unreal, tapi
punya password dan punya home direktori.

Informasi semua user disimpan didalam sebuah file bernama
/etc/passwd. Masing-masing user  diwakili oleh  sebuah baris, dan
setiap baris terdiri atas 7 kolom  yang dipisahkan oleh karakter “:”
Dibawah ini adalah contoh beberapa baris dari sebuah file /etc/passwd:

root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
bin:x:1:1:bin:/bin:/sbin/nologin
daemon:x:2:2:daemon:/sbin:/sbin/nologin
lp:x:4:7:lp:/var/spool/lpd:/sbin/nologin
postgres:x:26:26:PostgreSQL
Server:/var/lib/pgsql:/bin/bash
apache:x:48:48:Apache:/var/www:/bin/false
squid:x:23:23::/var/spool/squid:/dev/null
ech:x:500:500:ech:/home/ech:/bin/bash 
Tujuh kolom tersebut  masing-masing memiliki arti sebagai berik

Kolom  1: username
Kolom  2: password yang di-shadow
Kolom  3: UID atau User ID
Kolom  4: GID atau Group ID
Kolom  5: Keterangan tentang user tersebut
Kolom  6: Lokasi Home direktori
Kolom  7: Shell default user